Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah tajam pada perdagangan terakhir pekan ini. Jumat (16/10), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 89 atau 0,50% menjadi Rp 18.027 per dolar Amerika Serikat (AS).
Dalam sepekan, kurs rupiah spot melemah total 0,71% dari posisi Rp 17.899 per dolar AS pada Jumat (9/10) pekan lalu.
Kurs rupiah Jisdor bahkan melemah Rp 104 atau 0,58% dalam sehari menjadi Rp 18.052 per dolar AS pada hari ini. Pelemahan kurs rupiah Jisdor mencapai 0,94% dari posisi Rp 17.884 per dolar AS pada pekan lalu.
Aksi jual asing di pasar keuangan Indonesia diprediksi terus berlanjut setelah adanya proposal MSCI untuk mengklasifikasikan kembali Indonesia sebagai pasar standalone market dari sebelumnya emerging market.
Usulan ini menambah tekanan pasar yang sudah terpuruk akibat kekhawatiran tentang kelayakan investasi dan ketidakpastian kebijakan pemerintahan Indonesia saat ini.
Aksi jual pasar saham berlanjut hingga tutup pasar hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 678 poin atau 11,57% menjadi 5.185,10 pada Jumat (16/10). IHSG melemah total 40,04% sejak awal tahun.
Baca Juga: IHSG Tumbang 10,76% pada Sesi I Jumat (16/10), Hampir Seluruh Saham di BEI Turun
Rupiah termasuk mata uang minoritas di Asia pada hari ini. Rupiah hanya melemah bersama dengan ringgit Malaysia dan dolar Hong Kong yang melemah 0,02% dan 0,008%.
Sedangkan sebagian besar mata uang Asia justru menguat terhadap dolar AS. Won Korea menguat 0,75%. Baht Thailand menguat 0,35%.
Dolar Singapura menguat 0,18%. Rupee India menguat 0,14%. Peso Filipina menguat 0,12%.
Yuan China menguat 0,05%. Yen Jepang menguat 0,03%. Dolar Taiwan menguat 0,01%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,24% menjadi 101,76. Indeks dolar berada di bawah level 102 untuk pertama kali dalam delapan hari perdagangan terakhir. Indeks dolar pun melemah dalam dua hari perdagangan terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
