Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Jumat (2/1) harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 16.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.488.000 per gram menjadi Rp 2.504.000 per gram.
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 16.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.347.000 per gram menjadi Rp 2.363.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 141.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam (1 Januari 2026), Kembali Merosot
Sumber: Logam Mulia
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.504.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.363.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Hari Ini (1 Januari 2026), Naik atau Turun?
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Baca Juga: Tren Saham Perbankan 2025: Bank Digital Bersinar, Bank Besar Tertinggal
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.
- Membeli emas pada 26 Desember 2025 (Rp 2.589.000 per gram) = -8.73% (rugi)
- Membeli emas pada 02 Desember 2025 (Rp 2.425.000 per gram) = -2.56% (rugi)
- Membeli emas pada 02 Oktober 2025 (Rp 2.235.000 per gram) = 5.73% (untung)
- Membeli emas pada 02 Juli 2025 (Rp 1.913.000 per gram) = 23.52% (untung)
- Membeli emas pada 02 April 2025 (Rp 1.819.000 per gram) = 29.91% (untung)
- Membeli emas pada 02 Januari 2025 (Rp 1.524.000 per gram) = 55.05% (untung)
- Membeli emas pada 02 Oktober 2024 (Rp 1.464.000 per gram) = 61.41% (untung)
- Membeli emas pada 02 Juli 2024 (Rp 1.368.000 per gram) = 72.73% (untung)
- Membeli emas pada 02 April 2024 (Rp 1.256.000 per gram) = 88.14% (untung)
Baca Juga: IHSG Ditutup Menguat Tipis di Perdagangan Akhir Tahun 2025
Selanjutnya: IHSG Dibuka Naik ke 8.677 pada Awal 2026, MBMA, INCO & NCKL Top Gainers LQ45
Menarik Dibaca: Ini Proyeksi IHSG dan Rekomendasi Saham MNC Sekuritas untuk Awal Perdagangan 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
