Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Januari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?

Minggu, 11 Januari 2026 | 10:30 WIB
Grafik Harga Emas Antam Batangan (11 Januari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
ILUSTRASI. EMAS ANTAM (KONTAN/Fransiskus Simbolon)

Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - Minggu (11 Januari 2026 ) hingga pukul 10.20 WIB, informasi harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) masih belum berubah dari harga kemarin.

Harga emas batangan Antam masih tertera naik Rp 25.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.577.000 per gram (Jumat) menjadi Rp 2.602.000 per gram (Sabtu).

Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia juga belum berubah.

Baca Juga: Cuan 57,31 Persen Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Bagaimana (9 Januari 2026)?

Harga buyback emas batangan Antam juga tertulis naik Rp 23.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.432.000 (Jumat) per gram menjadi Rp 2.455.000 per gram (Sabtu).

Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 147.000 per gram.

Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).

Sumber: Logam Mulia 

Baca Juga: BBCA, PTRO, FILM Jadi Incaran Asing Saat IHSG Menguat Jumat (9/1)

Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.

Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.602.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.455.000 per gram oleh Logam Mulia.

Baca Juga: Grafik Harga Emas 24 Karat Antam Terbaru ( 10 Januari 2026), Naik atau Turun?

Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.

Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.

Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 9 Januari 2025 - Semua Ukuran Naik 0,2% Lebih Sehari

Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.

  • Membeli emas pada 03 Januari 2026 (Rp 2.488.000 per gram) = -1.33% (rugi)
  • Membeli emas pada 10 Desember 2025 (Rp 2.416.000 per gram) = 1.61% (untung)
  • Membeli emas pada 10 Oktober 2025 (Rp 2.294.000 per gram) = 7.02% (untung)
  • Membeli emas pada 10 Juli 2025 (Rp 1.902.000 per gram) = 29.07% (untung)
  • Membeli emas pada 10 April 2025 (Rp 1.846.000 per gram) = 32.99% (untung)
  • Membeli emas pada 10 Januari 2025 (Rp 1.555.000 per gram) = 57.88% (untung)
  • Membeli emas pada 10 Oktober 2024 (Rp 1.473.000 per gram) = 66.67% (untung)
  • Membeli emas pada 10 Juli 2024 (Rp 1.380.000 per gram) = 77.90% (untung)
  • Membeli emas pada 10 April 2024 (Rp 1.306.000 per gram) = 87.98% (untung)

Selanjutnya: 15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Mengganti Nasi

Menarik Dibaca: 15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Mengganti Nasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]