Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Minggu (4 Januari 2026) hingga pukul 09:30 WIB, harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) belum berubah dari sebelumnya.
Di laman Logam Mulia masih tertera harga kemarin (3 Januari 2026) yang turun Rp 16.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.504.000 per gram menjadi Rp 2.488.000 per gram.
Deimikian pula dengan harga buyback oleh Logam Mulia yang turun Rp 17.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.363.000 per gram menjadi Rp 2.346.000 per gram.
Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback masih Rp 142.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam (3 Januari 2026), Semua Ukuran Naik 0,3% hingga 0,6%
Sumber: Logam Mulia, diolah KONTAN
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam (3 Januari 2026), Naik atau Turun?
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.488.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.346.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam (2 Januari 2026), Si Kinclong Mencorong Lagi
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Baca Juga: IHSG Melonjak 1,17% di Perdagangan Perdana 2026, Asing Borong BUMI, BRMS, DEWA
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.
- Membeli emas pada 27 Desember 2025 (Rp 2.605.000 per gram) = -9.94% (rugi)
- Membeli emas pada 03 Desember 2025 (Rp 2.412.000 per gram) = -2.74% (rugi)
- Membeli emas pada 03 Oktober 2025 (Rp 2.235.000 per gram) = 4.97% (untung)
- Membeli emas pada 03 Juli 2025 (Rp 1.911.000 per gram) = 22.76% (untung)
- Membeli emas pada 03 April 2025 (Rp 1.836.000 per gram) = 27.78% (untung)
- Membeli emas pada 03 Januari 2025 (Rp 1.543.000 per gram) = 52.04% (untung)
- Membeli emas pada 03 Oktober 2024 (Rp 1.469.000 per gram) = 59.70% (untung)
- Membeli emas pada 03 Juli 2024 (Rp 1.365.000 per gram) = 71.87% (untung)
- Membeli emas pada 03 April 2024 (Rp 1.274.000 per gram) = 84.14% (untung)
Selanjutnya: Tak Hanya Bank, Exchange Kripto Kini Wajib Setor Data ke Ditjen Pajak
Menarik Dibaca: Promo Bakmi GM Januari Banyak Rasa, Paket Makan Sendiri atau Berdua Harga Hemat
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
