Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rupiah melanjutkan pelemahan di hari kedua. Kamis (5/2), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 65 atau 0,39% menjadi Rp 16.842 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah Jisdor hari ini juga melemah Rp 51 atau 0,30% menjadi Rp 16.826 per dolar AS. Kurs rupiah menyentuh level paling lemah dalam dua pekan terakhir.
Penguatan dolar AS yang terjadi menyebabkan rupiah tertekan. Padahal, rilis hari ini menunjukkan angka pertumbuhan ekonomi 2025 mencapai 5,11%, lebih tinggi ketimbang tahun lalu yang sebesar 5,03%.
Untuk kuartal keempat saja, ekonomi Indonesia tumbuh 5,39% secara tahunan.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (5 Februari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Rupiah mencatat pelemahan paling dalam di kawasan Asia. Selain rupiah, pelemahan juga terjadi pada dolar Taiwan sebesar 0,33%.
Won Korea melemah 0,31%. Ringgit Malaysia melemah 0,28%. Yen Jepang melemah 0,13%.
Baht Thailand melemah 0,13%. Dolar Singapura melemah 0,04%.
Sedangkan peso Filipina mencatat penguatan terbesar, yakni 0,44%. Rupee india menguat 0,23%.
Yuan China menguat 0,04%. Dolar Hong Kong menguat tipis 0,01%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,10% menjadi 97,71.
Dolar AS menguat di tengah pelemahan harga aset safe haven seperti emas dan perak.
Selanjutnya: Adies Kadir Tiba di Istana, Siap Dilantik Jadi Hakim MK
Menarik Dibaca: Tanda WhatsApp Diblokir Pengguna Lain: Jangan Kaget Jika Panggilan Anda Gagal
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
