Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini di tengah peningkatan yield surat utang negara. Kamis (12/2), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 42 atau 0,25% menjadi Rp 16.828 per dolar AS.
Sejalan, kurs rupiah Jisdor melemah Rp 45 atau 0,27% menjadi Rp 16.826 per dolar AS.
Selisih imbal hasil antara SUN Indonesia dan AS dengan tenor 10 melebar menjadi 231 basis point pada Hari Selasa. Ini adalah selisih tertinggi sejak September 2025.
Langkah Moody's Rating menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif pada pekan lalu mengintensifkan kenaikan imbal hasil SUN lokal yang sudah mendaki. Sebelumnya, yield sudah naik karena kekhawatiran kebijakan fiskal yang dianggap kurang hati-hati dan penurunan tata kelola pemerintahan di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 12 Februari 2026 - Cek Semua Ukuran
Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS. Hanya rupiah, rupee India, dan dolar Singapura yang tercatat melemah terhadap dolar AS.
Rupee melemah tipis 0,02%. Sedangkan dolar Singapura melemah 0,008% terhadap dolar AS.
Sebaliknya, won Korea menguat 0,47% terhadap dolar AS. Peso Filipina menguat 0,32%. Yen Jepang menguat 0,15%.
Yuan China menguat 0,14%. Ringgit Malaysia menguat 0,11%. Baht Thailand menguat 0,09%.
Dolar Taiwan menguat 0,08%. Dolar Hong Kong menguat 0,03% terhadap dolar AS.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat tipis 0,03% menjadi 96,86. Indeks dolar menguat tipis dalam dua hari beruntun.
Selanjutnya: Porsi Free Float Unilever (UNVR) Belum Capai 15%, Ini Penjelasan Manajemen
Menarik Dibaca: Harga Emas Dunia Tergelincir, tapi Bertahan di atas US$ 5.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
