Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat bersama dengan mayoritas mata uang Asia. Senin (23/2), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 86 atau 0,51% menjadi Rp 16.802 per dolar Amerika Serikat (AS).
Sejalan, kurs rupiah Jisdor menguat Rp 67 atau 0,40% menjadi Rp 16.818 per dolar AS.
Penguatan rupiah hari ini merupakan penguatan terbesar tahun 2026. Mayoritas mata uang menguat terhadap dolar AS di tengah ancaman tarif terbaru dari Presiden AS Donald Trump.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (23 Februari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Di kawasan Asia, penguatan terbesar terjadi pada peso Filipina yang menguat 1,02%. Dolar Taiwan menguat 0,64%.
Ringgit Malaysia menguat 0,39%. Won Korea menguat 0,32%.
Yen Jepang menguat 0,24%. Dolar Singapura menguat 0,21%.
Baht Thailand menguat 0,18%. Rupee India menguat 0,17%.
Hanya dolar Hong Kong yang hari ini melemah 0,04%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,27% menjadi 97,53. Indeks dolar melemah dalam dua hari perdagangan terakhir.
Mahkamah Agung membatalkan pungutan darurat Trump. Sehingga para pelaku pasar mencari perlindungan di franc Swiss dan yen. Emas juga menuju level tertinggi bulan ini.
Selanjutnya: Intip Daftar Hari Besar Nasional dan Internasional Bulan Maret 2026
Menarik Dibaca: Promo Alfamart Carnaval Ice Cream 16-28 Februari 2026, Wall’s Feast Beli 2 Gratis 1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
