Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Rp 17.668 Per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 15:34 WIB
Diperbarui Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB
Rupiah Tembus Rekor Terlemah Sepanjang Sejarah, Rp 17.668 Per Dolar AS
ILUSTRASI. Pasar Bergejolak, IHSG dan Rupiah Tumbang (AI/ChatGPT/Wahyu Tri Rahmawati)

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menguat pada hari Rabu di perdagangan domestik, rupiah di pasar spot melemah dalam tiga hari perdagangan terakhir, menurut data Bloomberg.

Senin (18/5), kurs rupiah spot melemah Rp 71 atau 0,40% menjadi Rp 17.668 per dolar Amerika Serikat (AS). Data harian spot menunjukkan rupiah melemah dalam tiga hari perdagangan beruntun.

Sedangkan kurs rupiah Jisdor hari ini melemah Rp 170 atau 0,97% menjadi Rp 17.666 per dolar AS. Pelemahan Jisdor yang dalam ini terjadi karena libur yang terjadi dua hari terakhir pada pekan lalu.

Rupiah kembali mencatat level paling lemah sepanjang sejarah.

Rupiah mencatat kinerja terburuk kedua di Asia secara mingguan dan harian. Penurunan aset Indonesia mencerminkan aksi jual karena kekhawatiran pada impor energi dan kekhawatiran inflasi akibat perang Iran-AS.

Investor juga mengkhawatirkan posisi fiskal Indonesia karena tingginya subsidi BBM. Sementara Bank Indonesia terus berada di bawah tekanan untuk menjaga rupiah dari pelemahan tajam.

Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Mei 2026), Hari Ini Naik atau Turun?

Hari ini ringgit melemah paling dalam di Asia, yakni 0,52%. Rupee India melemah 0,32%.

Yen Jepang melemah 0,07%. Dolar Taiwan melemah 0,03%. Peso Filipina melemah 0,02%.

Sejumlah mata uang Asia menguat terhadap dolar AS. Baht Thailand hari ini menguat 0,22%. Yuan China menguat 0,19%.

Dolar Singapura menguat 0,12%. Won Korea menguat 0,11%. Dolar Hong Kong menguat tipis 0,004%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia hari ini melemah tipis 0,09% menjadi 99,19. Indeks dolar ini turun setelah menguat dalam lima hari perdagangan berturut-turut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]