Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berbalik melemah di awal pekan ini setelah menguat empat hari perdagangan beruntun. Senin (20/7), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 27 atau 0,15% menjadi Rp 17.948 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah Jisdor pun melemah Rp 32 atau 0,18% menjadi Rp 17.976 per dolar AS.
Tensi geopolitik Timur Tengah kembali meningkat. Kenaikan tensi ini memicu kenaikan harga minyak. Kenaikan harga energi berpotensi menambah beban keuangan negara.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (20 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
Kenaikan harga minyak tak hanya menekan nilai tukar rupiah. Selain rupiah, pelemahan juga terjadi pada peso Filipina sebesar 0,16%.
Rupee India melemah 0,15%. Baht Thailand melemah 0,02%.
Yen Jepang melemah 0,01%. Dolar Hong Kong melemah 0,01%.
Sejumlah mata uang Asia masih mampu menguat. Won Korea menguat 0,40%. Dolar Taiwan menguat 0,18%.
Yuan China menguat 0,11%. Ringgit Malaysia menguat 0,10%. Dolar Singapura menguat 0,07%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat tipis 0,04% menjadi 100,81.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
