Kurs Rupiah Melemah Tipis, Ditutup Rp 17.903 Per Dolar AS Hari Ini (14/10)

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:48 WIB
Kurs Rupiah Melemah Tipis, Ditutup Rp 17.903 Per Dolar AS Hari Ini (14/10)
ILUSTRASI. Rabu (14/10), kurs rupiah spot melemah Rp 3 atau 0,02% menjadi Rp 17.903 per dolar AS.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot pada hari ini. Rabu (14/10), kurs rupiah spot melemah Rp 3 atau 0,02% menjadi Rp 17.903 per dolar AS.

Berbeda arah, kurs rupiah Jisdor hari ini menguat Rp 32 atau 0,18% menjadi Rp 17.898 per dolar AS. 

Investor menunggu data inflasi AS untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Sementara harga obligasi negara Indonesia cenderung stabil setelah permintaan yang lebih kuat pada lelang hari Selasa (13/10).

Pada lelang surat utang negara (SUN) kemarin, total penawaran masuk mencapai Rp 64,86 triliun. Dari total penawaran masuk, pemerintah memenangkan Rp 35 triliun

Imbal hasil rata-rata tertimbang dimenangkan untuk tenor lima tahun yang menjadi acuan tahun depan, FR0110 sebesar 7,07%. Sedangkan imbal hasil rata-rata tertimbang dimenangkan untuk seri acuan 10 tahun untuk tahun depan seri FR0111 sebesar 7,25%.

Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (14 Oktober 2026), Hari Ini Turun atau Naik?

Rupiah melemah bersama dengan sebagian mata uang Asia. Peso Filipina memimpin pelemahan sebesar 0,14%. Dolar Singapura melemah 0,13%.

Baht Thailand melemah 0,09%. Yen Jepang melemah 0,08%. 

Dolar Taiwan melemah 0,02%. Yuan China melemah 0,02%. 

Sebagian mata uang Asia menguat terhadap dolar AS. Won Korea menguat 0,49%. Rupee India menguat 0,17%. 

Ringgit Malaysia menguat 0,06%. Dolar Hong Kong menguat 0,003%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,04% menjadi 102,22. Indeks dolar yang bergejolak mampu bertahan di atas level 102 dalam enam hari perdagangan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]