Melemah Lagi, Kurs Rupiah Sempat Tembus Rp 16.900 Hari Ini (15/1)

Kamis, 15 Januari 2026 | 16:05 WIB
Melemah Lagi, Kurs Rupiah Sempat Tembus Rp 16.900 Hari Ini (15/1)
ILUSTRASI. Kamis (15/1), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 31 atau 0,18% menjadi Rp 16.896 per dolar AS. Bahkan, rupiah sempat menyentuh Rp 16.901 per dolar AS pad apukul 14.53 WIB.

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi kemarin tidak berlangsung lama. Hari ini, kurs rupiah kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan,

Kamis (15/1), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 31 atau 0,18% menjadi Rp 16.896 per dolar AS. Bahkan, rupiah sempat menyentuh Rp 16.901 per dolar AS pada pukul 14.53 WIB.

Kurs rupiah Jisdor melemah Rp 9 atau 0,05% menjadi Rp 16.880 per dolar AS.

Pelemahan tak cuma terjadi pada rupiah. Sebagian besar mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS.

Baca Juga: IHSG Tembus Rekor Baru, Net Buy Asing Mencapai Rp 1,2 Triliun Hari Ini (14/1)

Won Korea mencatat pelemahan paling dalam, yakni 0,34%. Ringgit Malaysia melemah 0,15%.

Yen Jepang melemah 0,13%. Peso Filipina melemah 0,05%. 

Dolar Hong Kong melemah 0,04%. Dolar Singapura melemah 0,008%.

Tiga mata uang Asia yang justru menguat. Baht Thailand menguat 0,14%. Dolar Taiwan menguat 0,1%. Yuan China menguat 0,05%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,10% menjadi 99,16.

Pasar valuta asing mencatat volatilitas yang rendah pada Januari tahun ini di tengah banyaknya ketidakpastian. Bloomberg melaporkan, rata-rata 10 hari perdagangan pertama bulan Januari, terjadi volatilitas terendah untuk pasangan mata uang GBP/USD dan EUR/CHF.

Meski mata uang utama cenderung kurang volatile, mata uang emerging market tetap berfluktuasi.

Selanjutnya: Allianz Life dan Bank QNB Rilis Produk Bertajuk Allianz Life Income Assurance

Menarik Dibaca: Promo Hypermart Dua Mingguan 15-28 Januari 2026, Kimchi-Telur Organik Diskon 10%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]