Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah di awal pekan ini. Senin (28/9), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 75 atau 0,42% menjadi Rp 17.978 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah berada di titik paling lemah dalam lebih dari tujuh pekan terakhir.
Kurs rupiah Jisdor pun melemah Rp 48 atau 0,27% menjadi Rp 17.965 per dolar AS.
Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti mengatakan bahwa bank sentral mengurangi intervensi di pasar mata uang spot untuk menjaga cadangan devisa negara. Menurut Destry, intervensi di pasar spot saat ini hanya mencakup sekitar 30% dari keseluruhan upaya bank sentral untuk menstabilkan mata uang.
Destri menegaskan bahwa bank sentral tetap fokus pada upaya memastikan stabilitas rupiah dan menggunakan kombinasi kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Batangan Antam Hari Ini (28/9), Cek Semua Ukuran
Langkah BI untuk menghemat cadangan devisa sesuai dengan kondisi pasar regional ketika memang mayoritas mata uang Asia berada dalam tekanan secara berjemaah. Baht Thailand bahkan tertekan 0,60% terhadap dolar AS.
Won Korea melemah 0,48%. Ringgit Malaysia melemah 0,21%. Rupee India melemah 0,17%.
Peso Filipina melemah 0,11%. Dolar Taiwan melemah 0,08%. Dolar Singapura melemah 0,08%. Dolar Hong Kong melemah 0,009%.
Hanya dua mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,15%. Yuan China menguat 0,009%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,17% menjadi 101,14. Indeks dolar berada di atas level 100 sejak 16 September 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
