Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah di awal tahun 2026. Jumat (2/1/2026), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 38 atau 0,23% menjadi Rp 16.725 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah di pasar spot yang buka setiap hari menguat tajam pada dua hari perdagangan di akhir tahun 2025 lalu menjadi Rp 16.680 per dolar AS pada Rabu (31/12).
Kemarin (1/1/2025), kurs rupiah melemah 0,04% menjadi Rp 16.687 per dolar AS.
Jurs rupiah Jisdor hari ini melemah tipis Rp 5 atau 0,03% menjadi Rp 16.725 per dolar AS dari posisi Rabu (31/12).
Di hari perdagangan perdana 2026, mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Rupee India mencatat pelemahan paling dalam, yakni 0,31%.
Dolar Taiwan melemah 0,27%. Dolar Hong Kong melemah 0,09%. Won Korea melemah 0,09%.
Yen Kepang melemah 0,03%. Dolar Singapura melemah 0,02%.
Sedangkan beberapa mata uang Asia menguat. Baht Thailand menguat 0,64%. Ringgit Malaysia menguat 0,09%. Peso Filipina menguat 0,02%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat tipis 0,04% menjadi 98,36. Indeks dolar menguat dalam enam hari perdagangan berturut-turut sejak 24 Desember 2025 lalu.
Indeks dolar bergerak tipis-tipis sejak Natal karena likuiditas yang juga tipis. Para pelaku pasar akan fokus pada pergantian ketua Federal Reserve selanjutnya.
Pada rapat The Fed terakhir, bank sentral AS memperkirakan hanya akan menurunkan suku bunga satu kali tahun ini setelah turun tiga kali di tahun 2025.
Selanjutnya: Dana Darurat 2026: 6 Bulan Tak Cukup! Waktunya Target Dana Darurat 12 Bulan
Menarik Dibaca: Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 1-7 Januari 2026, Rinso-Mama Lemon Hemat Banyak
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
