Dolar AS Melemah Drastis, Rupiah Menguat Terbesar Dua Pekan, Selasa (10/3)

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:58 WIB
Dolar AS Melemah Drastis, Rupiah Menguat Terbesar Dua Pekan, Selasa (10/3)
ILUSTRASI. Selasa (10/3), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 86 atau 0,51% menjadi Rp 16.863 per dolar Amerika Serikat (AS).

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah akhirnya berbalik menguat setelah tertekan dalam tujuh hari perdagangan terakhir. Selasa (10/3), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 86 atau 0,51% menjadi Rp 16.863 per dolar Amerika Serikat (AS).

Sejalan, kurs rupiah Jisdor menguat Rp 95 atau 0,56% menjadi Rp 16.879 per dolar AS.

Kurs rupiah spot mencatat penguatan terbesar dalam dua pekan terakhir, seiring dengan penurunan harga minyak. Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan intervensi untuk menahan agar rupiah tidak lagi tembus Rp 17.000 per dolar AS. 

Pemerintah masih perlu meyakinkan investor untuk berinvestasi di Indonesia lewat kebijakan fiskal yang lebih solid.

Baca Juga: Investor Asing Justru Borong Saham Rp 1,11 T Saat IHSG Tumbang 3,27% Hari Ini (9/3)

Sebagian besar mata uang negara berkembang di Asia menguat pada hari ini. Hanya dolar Hong Kong yang melemah tipis 0,04% terhadap dolar AS.

Peso Filipina memimpin penguatan sebesar 0,97%. Ringgit Malaysia menguat 0,95%. 

Rupee India menguat 0,49%. Yuan China menguat 0,48%. Dolar Taiwan menguat 0,44%.

Won Korea menguat 0,30%. Dolar Singapura menguat 0,17%. Baht Thailand menguat 0,06%. Yen Jepang menguat 0,02%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah tajam 0,62% menjadi 98,56. 

Harga minyak dan dolar tertekan setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan mengakhiri perang Iran lebih awal dari jadwal. Dia mengklaim bahwa Israel membuat kemajuan signifikan dalam perang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]