Kurs Rupiah Melemah 3 Hari Beruntun, Ditutup Rp 18.080 Per Dolar Pekan Ini (23/10)

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:56 WIB
Kurs Rupiah Melemah 3 Hari Beruntun, Ditutup Rp 18.080 Per Dolar Pekan Ini (23/10)
ILUSTRASI. Jumat (23/10), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 20 atau 0,11% menjadi Rp 18.080 per dolar Amerika Serikat (AS).

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melanjutkan pelemahan di hari perdagangan ketiga jelang akhir pekan. Jumat (23/10), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 20 atau 0,11% menjadi Rp 18.080 per dolar Amerika Serikat (AS).

Dalam sepekan terakhir, kurs rupiah spot melemah 0,29% dari posisi Rp 18.027 per dolar AS.

Kurs rupiah Jisdor hari ini melemah Rp 22 atau 0,12% menjadi Rp 18.069 per dolar AS. Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor melemah 0,09% dari posisi Rp 18.052 per dolar AS.

Bank Indonesia akan terus menyesuaikan volume penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk memastikan likuiditas yang memadai di pasar uang. Ini adalah salah satu upaya BI untuk melakukan stabilisasi rupiah dan suku bunga.

Selain instrumen SRBI, BI terus mengoptimalkan instrumen kebijakan moneter untuk memperkuat ketahanan eksternal dan akan mengambil langkah penyesuaian yang diperlukan untuk menjaga stabilitas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan Hari Ini (23/10), Naik atau Turun?

Mayoritas mata uang Asia hari ini juga melemah terhadap dolar AS. Dolar Taiwan melemah 0,16%. Peso Filipina melemah 0,12%.

Rupee India melemah 0,11%. Baht Thailand melemah 0,08%. Dolar hong Kong melemah 0,07%.

Dolar Singapura dan ringgit Malaysia masing-masing  melemah 0,04%.

Yen Jepang justru menguat 0,1% terhadap dolar AS. Yuan China pun menguat 0,07%. Sedangkan won Korea menguat 0,05% terhadap dolar AS.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,12% menjadi 101,73. Indeks dolar melemah 0,11% dalam sepekan terakhir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]