Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Selasa (20 Januari 2026) harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) naik dua kali. Pada pagi hari harga naik Rp 2.000 per gram dari Rp 2.703.000 menjadi Rp 2.705.000 per gram.
Lalu, pada petang hari, harga emas batangan Antam melonjak lagi Rp 32.000 per gram, sehingga harga berubah dari Rp 2.705.000 per gram menjadi Rp 2.737.000 per gram.
Dengan begitu, kenaikan total harga emas batangan Antam kemarin mencapai Rp 34.000 per gram.
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik total Rp 33.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.545.000 per gram menjadi Rp 2.578.000 per gram.
Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback adalah Rp 159.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Sumber: Logam Mulia
Baca Juga: IHSG: Investor Asing Justru Lepas Saham di Rekor Baru, Cek Daftarnya!
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.737.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.578.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 20 Januari 2026 - Semua Ukuran Rata-Rata Naik 0,08% Sehari
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Baca Juga: Nilai Rupiah Anjlok Paling Lemah Sepanjang Sejarah, Hampir Rp 17.000 Per Dolar AS
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.
- Membeli emas pada 13 Januari 2026 (Rp 2.652.000 per gram) = -2.79% (rugi)
- Membeli emas pada 20 Desember 2025 (Rp 2.491.000 per gram) = 3.49% (untung)
- Membeli emas pada 20 Oktober 2025 (Rp 2.415.000 per gram) = 6.75% (untung)
- Membeli emas pada 20 Juli 2025 (Rp 1.927.000 per gram) = 33.78% (untung)
- Membeli emas pada 20 April 2025 (Rp 1.965.000 per gram) = 31.20% (untung)
- Membeli emas pada 20 Januari 2025 (Rp 1.585.000 per gram) = 62.65% (untung)
- Membeli emas pada 20 Oktober 2024 (Rp 1.514.000 per gram) = 70.28% (untung)
- Membeli emas pada 20 Juli 2024 (Rp 1.404.000 per gram) = 83.62% (untung)
- Membeli emas pada 20 April 2024 (Rp 1.347.000 per gram) = 91.39% (untung)
Selanjutnya: KUR Perumahan Akan Digenjot Tahun Ini
Menarik Dibaca: Ramalan 12 Zodiak Keuangan dan Karier Hari Ini Rabu 21 Januari 2026
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
