Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengocok ulang konstituen saham penghuni sejumlah indeks. Salah satu indeks yang mengalami evaluasi adalah LQ45 dalam evaluasi mayor yang digelar setiap tiga bulan.
Dalam evaluasi kali ini, BEI mengganti lima saham pada LQ45 untuk periode 4 Mei hingga 31 Juli 2026.
Saham dengan market cap terbesar milik taipan Prajogo Pangestu, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) keluar dari indeks LQ45 mulai pekan depan.
Saham big caps lain yang keluar adalah PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA).
Baca Juga: IHSG Ambruk 3,38% Hari Ini (24/4), Turun 5 Hari Beruntun Disertai Net Sell Asing
Berikut 5 saham yang keluar dari LQ45 periode 4 Mei-31 Juli 2026:
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
- PT Ciputra Development Tbk (CTRA)
- PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
- PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL)
- PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL)
Lima saham ini digantikan oleh lima saham yakni:
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
- PT Darma Henwa Tbk (DEWA)
- PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
- PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI)
Mengacu pengumuman BEI pada Jumat (24/4), berikut daftar konstituen saham terbaru LQ45 akan mulai efektif berlaku pada 4 Mei 2026:
Asal tahu saja, Indeks LQ45 merupakan indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
