Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah tajam pada hari ini setelah bergerak di atas level Rp 18.000 per dolar AS sejak perdagangan kemarin. Kamis (9/7), kurs rupiah di pasar spot melemah Rp 114 menjadi 0,63% menjadi Rp 18.128 per dolar AS.
Kurs rupiah Jisdor melemah Rp 85 atau 0,47% menjadi Rp 18.090 per dolar AS.
Selain karena peringatan S&P Indices kemarin, kurs rupiah juga tertekan oleh kenaikan lagi harga minyak di tengah kecamuk perang lanjutan AS dan Iran. Ada pula sentimen yield imbal hasil US Treasury yang lebih tinggi sehingga membuat investor asing berpotensi lebih suka masuk ke instrumen tersebut.
Rupiah menjadi mata uang berkinerja terburuk di Asia. Selain rupiah, hanya tiga mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (9 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
Won Korea melemah 0,47%. Dolar Taiwan melemah 0,45%. Peso Filipina melemah 0,19%.
Sedangkan mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar AS. Rupee India menguat 0,18%.
Yuan China menguat 0,17%. Yen Jepang menguat 0,09%.
Dolar Singapura menguat 0,04%. Baht Thailand menguat 0,03%.
Ringgit Malaysia dan dolar Hong Kong menguat masing-masing 0,02%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,02% menjadi 100,97. Ini adalah pelemahan tipis indeks dolar hari kedua beruntun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
