Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah akhirnya menguat tipis pada hari ini setelah melemah dalam lima hari perdagangan beruntun. Kamis (16/4), kurs rupiah di pasar spot menguat tipis Rp 4 atau 0,02% menjadi Rp 17.139 per dolar Amerika Serikat (AS).
Rupiah di pasar spot sempat melemah ke Rp 17.153 per dolar AS sebelum berbalik menguat dari posisi hari sebelumnya di Rp 17.143 per dolar AS.
Berbeda, kurs rupiah Jisdor justru melemah tipis Rp 1 atau 0,01% menjadi Rp 17.142 per dolar AS. Ini adalah posisi rupiah Jisdor paling lemah sepanjang masa.
Rupiah menguat tipis di tengah pelemahan nilai tukar dolar AS. Ada tanda-tanda bahwa AS dan Iran mungkin akan memperpanjang gencatan senjata.
Rabu malam, S&P Global mengeluarkan peringatan bahwa posisi fiskal Indonesia paling rentan jika dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara. Ini karena potensi pengeluaran subsidi energi tambahan jika perang berlangsung lebih lama daripada perkiraan.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (16 April 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Sebagian mata uang Asia juga menguat terhadap dolar AS pada hari ini. Dolar Taiwan memimpin menguat 0,28%.
Rupe India menguat 0,19%. Peso Filipina menguat 0,18%.
Baht Thailand menguat 0,12%. Dolar Hong Kong menguat 0,09%. Ringgit Malaysia menguat 0,09%.
Beberapa mata uang melemah terhadap dolar AS. Won Korea menguat 0,12%. Dolar Singapura menguat 0,05%.
Yuan China menguat 0,03%. Yen Jepang menguat tipis 0,02%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,17% menjadi 98,22 setelah melemah dalam delapan hari perdagangan beruntun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
