Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat hari kedua berturut-turut pada pertengahan Juli. Rabu (15/7), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 23 atau 0,13% menjadi Rp 18.068 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah Jisdor menguat Rp 35 atau 0,19% menjadi Rp 18.064 per dolar AS.
Rupiah diuntungkan oleh pelemahan dolar AS. Dolar AS melemah akibat meredanya spekulasi kenaikan suku bunga Federal Reserve karena data inflasi yang lebih rendah daripada perkiraan.
Laju inflasi turun pada bulan Juni, pertama kalinya dalam enam tahun. Inflasi yang rendah mengurangi tekanan pada The Fed untuk menaikkan suku bunga acuan.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (15 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?
Rupiah menguat bersama sejumlah mata uang Asia. Peso Filipina menguat 0,03%. Yuan China menguat 0,02%.
Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,42%.
Won Korea melemah 0,1%. Dolar Taiwan melemah 0,06%.
Rupee India melemah 0,04%. Yen Jepang melemah 0,04%.
Dolar Singapura melemah 0,02%. Dolar Hong Kong melemah 0,01%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia sore ini menguat tipis 0,02% menjadi 100,93 setelah kemarin melemah tajam.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
