Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah berbalik menguat tipis menjelang akhir pekan setelah tertekan dalam tiga hari perdagangan beruntun. Jumat (20/2), kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 6 atau 0,04% menjadi Rp 16.888 per dolar Amerika Serikat (AS).
Kurs rupiah Jisdor hari ini menguat Rp 40 atau 0,24% menjadi Rp 16.885 per dolar AS. Dalam sepekan, kurs rupiah Jisdor melemah 0,24% dari posisi Rp 16.844 per dolar AS per Jumat (13/2).
Kurs rupiah spot tercatat melemah 0,31% dalam sepekan dari posisi Rp 16.836 per dolar AS pada Jumat (13/2).
Kurs rupiah bergerak di rentang sempit di tengah finalisasi kesepakatan dagang dengan AS dan setelah Bank Indonesia menahan suku bunga acuan.
Tetapi, rupiah masih berada di kisaran level terlemah sepanjang masa, yakni mendekati Rp 17.000 per dolar AS.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (20 Februari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Di kawasan Asia, hari ini mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang memimpin pelemahan sebesar 0,35%.
Rupee India melemah 0,22%. Peso Filipina melemah 0,26%.
Dolar Taiwan melemah 0,23%. Dolar Singapura melemah 0,08%.
Baht Thailand melemah 0,04%. Dolar Hong Kong melemah 0,005%.
Rupiah hari ini menguat bersama dua mata uang. Ringgit Malaysia menguat 0,21%. Won Korea menguat 0,05%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat tipis 0,02% menjadi 97,94. Indeks dolar menguat dalam empat hari perdagangan beruntun.
Indeks dolar mencatat penguatan mingguan terbaik sejak Oktober karena potensi suku bunga yang cenderung stabil. Para traders mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga tahun ini.
Sementara risiko geopolitik meningkatkan daya tarik dolar AS sebagai aset aman.
Selanjutnya: Freeport Perpanjang Kontrak Tambang hingga 2061, Perkuat Kerja Sama Ekonomi RI–AS
Menarik Dibaca: 4 Destinasi Cantik untuk Menikmati Musim Bunga Sakura Selain Jepang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
