Menguat, Rupiah Masih Beredar di Atas Level Rp 18.000 Per Dolar AS Hari Ini (14/7)

Selasa, 14 Juli 2026 | 16:17 WIB
Menguat, Rupiah Masih Beredar di Atas Level Rp 18.000 Per Dolar AS Hari Ini (14/7)
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah melemah 44 poin (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada hari ini. Selasa (14/70, kurs rupiah di pasar spot menguat Rp 18 atau 0,10% menjadi Rp 18.091 per dolar AS.

Kurs rupiah Jisdor hari ini menguat Rp 32 atau 0,18% menjadi Rp 18.099 per dolar AS.

Pemerintah Indonesia berjanji untuk terus memperkuat kualitas dan prediktabilitas implementasi kebijakan guna menjaga kepercayaan pasar setelah penegasan rating tetap dari S&P Global Ratings. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga menyatakan bahwa pemerintah akan memperkuat anggaran negara dengan meningkatkan pendapatan pajak dan non-pajak, memperbaiki kepatuhan pajak dan digitalisasi, serta mengoptimalkan pendapatan dari mineral dan sumber daya alam. 

Purbaya menambahkan, pemerintah juga akan menjaga pengeluaran yang lebih tepat sasaran dan pengelolaan risiko pembiayaan dan utang yang lebih efisien.

Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (14 Juli 2026), Hari Ini Turun atau Naik?

Rupiah menguat bersama dengan sejumlah mata uang Asia. Won Korea menguat 0,16%.

Dolar Singapura menguat 0,15%. Yen Jepang menguat 0,12%.

Dolar Taiwan menguat 0,04%. Yuan China menguat 0,10%.

Sedangkan rupee India justru melemah 0,64%. Peso Filipina melemah 0,21%. Ringgit Malaysia menguat 0,15%.

Baht Thailand melemah 0,05%. Dolar Hong Kong melemah tipis 0,006%.

Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,11% menjadi 101,12 pada perdagangan Selasa (14/7).

Pasar valas kini mencermati data inflasi AS. Jika inflasi naik, indeks dolar diprediksi akan menguat tipis. Angka inflasi yang lebih rendah berpotensi menekan kembali indeks dolar. 

Pasar juga mulai memperhitungkan kembali risiko geopolitik. Eskalasi AS-Iran terbaru tidak terlalu berpengaruh pada dolar dalam waktu lama. Indeks dolar saat ini berada di kisaran 100,9 hingga 101,3.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

BERITA TERKAIT
TERBARU
loading
Close [X]