Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Pada perdagangan hari Kamis (16/7/2026), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam) mencatatkan penurunan sebesar Rp 2.000 per gram.
Harga emas Antam (16/7) berada di posisi Rp 2.633.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.635.000 per gram.
Rincian Pergerakan Harga Emas Antam dan Buyback Terbaru
Berapa selisih antara harga beli dan harga buyback emas Antam (16/7)?
| Keterangan | Harga (per gram) |
| Harga Emas Antam | Rp 2.633.000 |
| Harga Buyback | Rp 2.380.000 |
| Selisih (Spread) | Rp 253.000 |
Baca Juga: Banyak Peminat, Kuota ORI030 Ditambah Jadi Rp 30 T, Ini Cara Investasi untuk Kupon 7%
Penurunan harga emas ini diikuti oleh pelemahan harga buyback oleh Logam Mulia sebesar Rp 2.000 per gram, menjadi Rp 2.380.000 per gram.
Berdasarkan hitungan Kontan.co.id, selisih antara harga beli dan harga buyback saat ini berada di angka Rp 253.000 per gram.
Perlu diingat, harga emas merupakan harga saat investor membeli di gerai Logam Mulia, sedangkan buyback adalah harga saat investor menjual kembali emas tersebut.
Baca Juga: Permintaan Membludak, Penjualan ORI030 Tembus Rp 20,15 Triliun dalam Sepuluh Hari
Analisis Potensi Keuntungan Investasi Emas Batangan Jangka Panjang
Investor perlu mencermati dua jenis harga ini untuk menghitung potensi untung dan rugi secara akurat.
Berikut adalah ilustrasi kalkulasi performa investasi emas berdasarkan periode pembelian:
| Tanggal Pembelian | Harga per gram | Potensi Laba/Rugi |
| 09 Juli 2026 | Rp 2.633.000 | -9,61% (Rugi) |
| 16 Juni 2026 | Rp 2.729.000 | -12,79% (Rugi) |
| 16 April 2026 | Rp 2.888.000 | -17,59% (Rugi) |
| 16 Januari 2026 | Rp 2.669.000 | -10,83% (Rugi) |
| 16 Oktober 2025 | Rp 2.407.000 | -1,12% (Rugi) |
| 16 Juli 2025 | Rp 1.908.000 | 24,74% (Untung) |
| 16 April 2025 | Rp 1.943.000 | 22,49% (Untung) |
| 16 Januari 2025 | Rp 1.577.000 | 50,92% (Untung) |
| 16 Oktober 2024 | Rp 1.491.000 | 59,62% (Untung) |
Baca Juga: Wall Street: S&P 500 dan Nasdaq Turun, Aksi Jual Saham Semikonduktor Berlanjut
Mengingat selisih harga jual dan harga beli (spread) yang cukup tebal, emas batangan paling sesuai untuk investasi jangka panjang.
Strategi ini diharapkan mampu menutup selisih harga saat pembelian dan memberikan keuntungan bagi investor saat harga pasar meningkat di masa depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
