Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Senin (19 Januari 2026) harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 40.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.663.000 per gram menjadi Rp 2.703.000 per gram.
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 36.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.509.000 per gram menjadi Rp 2.545.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 158.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (18 Januari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.703.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.545.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 16 Januari 2026 - Semua Ukuran Rata-Rata Naik 0,2% Sehari
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Baca Juga: IHSG Rekor Jelang Libur Panjang, Masih Ada Net Buy Asing Mengalir Hari Ini (15/1)
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.
- Membeli emas pada 12 Januari 2026 (Rp 2.631.000 per gram) = -3.27% (rugi)
- Membeli emas pada 19 Desember 2025 (Rp 2.483.000 per gram) = 2.50% (untung)
- Membeli emas pada 19 Oktober 2025 (Rp 2.428.000 per gram) = 4.82% (untung)
- Membeli emas pada 19 Juli 2025 (Rp 1.927.000 per gram) = 32.07% (untung)
- Membeli emas pada 19 April 2025 (Rp 1.965.000 per gram) = 29.52% (untung)
- Membeli emas pada 19 Januari 2025 (Rp 1.587.000 per gram) = 60.37% (untung)
- Membeli emas pada 19 Oktober 2024 (Rp 1.514.000 per gram) = 68.10% (untung)
- Membeli emas pada 19 Juli 2024 (Rp 1.419.000 per gram) = 79.35% (untung)
- Membeli emas pada 19 April 2024 (Rp 1.345.000 per gram) = 89.22% (untung)
Selanjutnya: IHSG Diproyeksi Bergerak Sideways, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (19/1)
Menarik Dibaca: IHSG Berpotensi Menguat, Ini Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Senin (19/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
