Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Kamis (15/1) harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 10.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.665.000 per gram menjadi Rp 2.675.000 per gram.
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia naik Rp 8.000 per gram, dari sebelumnya Rp 2.513.000 per gram menjadi Rp 2.521.000 per gram. Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback hari ini adalah Rp 154.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Sumber: Logam Mulia
Baca Juga: Tabel Harga Emas Antam 14 Januari 2026 - Semua Ukuran Rata-Rata Naik 0,5% Sehari
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.675.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.521.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: IHSG Tembus Rekor Baru, Net Buy Asing Mencapai Rp 1,2 Triliun Hari Ini (14/1)
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Baca Juga: Cuan 61,09% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini (14 Januari 2026), Bergerak Kemana?
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.
- Membeli emas pada 08 Januari 2026 (Rp 2.570.000 per gram) = -1.91% (rugi)
- Membeli emas pada 15 Desember 2025 (Rp 2.464.000 per gram) = 2.31% (untung)
- Membeli emas pada 15 Oktober 2025 (Rp 2.383.000 per gram) = 5.79% (untung)
- Membeli emas pada 15 Juli 2025 (Rp 1.914.000 per gram) = 31.71% (untung)
- Membeli emas pada 15 April 2025 (Rp 1.896.000 per gram) = 32.96% (untung)
- Membeli emas pada 15 Januari 2025 (Rp 1.564.000 per gram) = 61.19% (untung)
- Membeli emas pada 15 Oktober 2024 (Rp 1.488.000 per gram) = 69.42% (untung)
- Membeli emas pada 15 Juli 2024 (Rp 1.399.000 per gram) = 80.20% (untung)
- Membeli emas pada 15 April 2024 (Rp 1.315.000 per gram) = 91.71% (untung)
Selanjutnya: Ekonom Bank Mandiri : Inflasi Terkendali, Daya Beli Belum Sepenuhnya Pulih
Menarik Dibaca: Waspadai Profit Taking, Ini Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Kamis (15/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
