Reporter: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Minggu (15/2), hingga pukul 20:47 WIB, harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia PT Aneka Tambang (ANTM) belum berubah dari harga sebelumnya.
Harga emas batangan yang tertera masih sama dengan harga sehari sebelumnya, yaitu Rp 2.954.000 per gram.
Di lain sisi, harga buyback oleh Logam Mulia juga tidak mengalami pembaruan informasi, masih Rp 2.741.000 per gram.
Dengan demikian, selisih antara harga emas dan harga buyback adalah Rp 213.000 per gram.
Selama ini Antam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya: harga emas dan harga beli kembali (buyback).
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (14 Februari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Sumber: Logam Mulia
Baca Juga: IHSG Turun Hari Ini (13/2), Net Sell Asing Rp 2,03 Triliun Jelang Libur Panjang
Harga emas yang tercantum di atas adalah harga yang berlaku ketika kita membeli emas dari gerai Logam Mulia. Adapun harga buyback adalah harga yang berlaku ketika kita menjual emas kepada gerai Logam Mulia.
Jadi, jika pagi ini membeli emas dari Antam maka Anda harus membayar Rp 2.954.000 per gram. Kalau karena suatu sebab tiba-tiba Anda butuh uang sangat mendesak sehingga terpaksa menjual kembali emas tersebut pada siang atau sore hari, jangan kaget emas Anda cuma dihargai Rp 2.741.000 per gram oleh Logam Mulia.
Baca Juga: Rupiah Melemah Hari Ini (13/2), Dolar AS Tertekan Dalam Sepekan
Siapa saja perlu mencermati dua macam harga emas tersebut kalau benar-benar serius hendak menjadi investor emas batangan. Tanpa memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut, bisa-bisa seorang investor emas salah menghitung potensi untung dan rugi.
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) setebal itu, emas hanya cocok untuk investasi dalam jangka panjang. Secara jangka panjang kita berharap harga emas naik jauh lebih tinggi sehingga mampu menutup selisih harga jual dan harga buyback, sekaligus memberikan laba.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (13 Februari 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Sekadar ilustrasi, berikut ini kalkulasi potensi untung/rugi andaikata para investor emas lantakan pada beberapa kurun waktu.
- Membeli emas pada 07 Februari 2026 (Rp 2.920.000 per gram) = -6.13% (rugi)
- Membeli emas pada 14 Januari 2026 (Rp 2.665.000 per gram) = 2.85% (untung)
- Membeli emas pada 14 November 2025 (Rp 2.398.000 per gram) = 14.30% (untung)
- Membeli emas pada 14 Agustus 2025 (Rp 1.933.000 per gram) = 41.80% (untung)
- Membeli emas pada 14 Mei 2025 (Rp 1.886.000 per gram) = 45.33% (untung)
- Membeli emas pada 14 Februari 2025 (Rp 1.701.000 per gram) = 61.14% (untung)
- Membeli emas pada 14 November 2024 (Rp 1.466.000 per gram) = 86.97% (untung)
- Membeli emas pada 14 Agustus 2024 (Rp 1.419.000 per gram) = 93.16% (untung)
- Membeli emas pada 14 Mei 2024 (Rp 1.324.000 per gram) = 107.02% (untung)
Selanjutnya: Transparansi Perusahaan Terbatas Diperketat, REI Minta Sosialisasi Dipercepat
Menarik Dibaca: HP Android Bebas Iklan 2026: Rasakan Nyaman Tanpa Gangguan!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
