Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai tukar rupiah melemah tipis hari ini, melanjutkan pelemahan yang terjadi kemarin terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kamis (12/3), kurs rupiah spot melemah Rp 7 atau 0,04% menjadi Rp 16.893 per dolar AS.
Rupiah Jisdor juga melemah Rp 32 atau 0,19% menjadi Rp 16.899 per dolar AS.
Imbal hasil obligasi sedikit meningkat karena kenaikan harga minyak dan kekhawatiran fiskal yang berlanjut membebani aset negara.
Yield obligasi negara acuan tenor 10 tahun naik menjadi 6,72%. Sementara imbal hasil tenor 5 tahun naik menjadi 6,15%. Ini adalah level tertinggi sejak Agustus lalu.
Semua mata uang Asia melemah terhadap dolar AS di tengah penguatan harga minyak Brent yang kembali menembus US$ 100 per barel.
Baca Juga: Grafik Harga Emas Antam Batangan (12 Maret 2026), Hari Ini Naik atau Turun?
Peso Filipina tertekan paling dalam, yakni 0,44%. Won Korea melemah 0,23%. Baht Thailand melemah 0,20%.
Ringgit Malaysia melemah 0,16%. Dolar Singapura melemah 0,13%. Rupee India melemah 0,13%.
Dolar Taiwan melemah 0,10%. Yuan China melemah 0,03%. Dolar Hong Kong melemah 0,01%.
Hanya yen Jepang yang mampu menguat 0,04%.
Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,17% menjadi 99,4 pada perdagangan hari ini. Indeks dolar menguat dua hari beruntun.
Dolar AS menuju level tertinggi baru tahun 2026 karena perang Iran terus menekan harga energi. Trader-trader valas meramalkan bahwa indeks ini dapat naik ke level tertinggi sejak Desember 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
