PT Boston Furniture Industries Tbk.

Consumer Non-Cyclicals
Kawasan Industri Millenium Jalan Milenium 15 Blok I-2 No. 5A, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Banten 15710
62-21-2915-9118
www.boston-industries.com
230
-12 (-4,96%)
Data are delayed by at least 10 minutes

Summary

Open 240
Previous Close 242
Bid 228
Day high 250
Day Low 226
Value 0.9 B
Volume 36054
Frequency 389
Powered by RTI

Prediksi Pasar Saham

Berita Terkait

Investasi | 09 Juni 2026
PT Solusi Environment Asia (SOFA) serius garap energi baru terbarukan. Anak usahanya, AEA, kini terlibat langsung di proyek PSEL Denpasar-Bogor.
Investasi | 26 Mei 2026
SOFA melalui anak usahanya, Ananta Energi Asia, meraih dua proyek PSEL di Denpasar dan Bogor.Proyek ini dijalankan dengan Zhejiang Weiming
momsmoney.id | 12 Mei 2026
Sofa lama masih layak dipakai? Simak perbandingan biaya perbaikan dan beli baru agar lebih hemat dan tahan lama.​
momsmoney.id | 06 Mei 2026
Inspirasi tren sofa 2026 paling populer di Indonesia, dari minimalis modern hingga warna hangat yang bikin ruang tamu terasa nyaman.​  
Lifestyle | 18 Maret 2026
Mencari sofa idaman kini tak perlu repot ke toko. Simak 5 platform belanja online yang menawarkan koleksi lengkap, pengiriman, & promo eksklusif.
momsmoney.id | 04 Februari 2026
Banyak sofa terlihat estetik tapi bikin ruang tamu terasa ketinggalan zaman. Cek panduan sofa yang sebaiknya dihindari untuk rumah modern Anda.
momsmoney.id | 02 Februari 2026
Mainan berserakan hingga sofa malas mengganggu kenyamanan. Cari tahu 10 barang yang wajib disingkirkan dari ruang tamu Anda.
momsmoney.id | 25 Januari 2026
Ruang tamu kaku dan interaksi hambar? Kebiasaan menempel sofa ke dinding ternyata salah besar. Ketahui cara memperbaiki untuk suasana lebih hidup.  
Investasi | 23 Januari 2026
Proyek PSEL Danantara jadi penentu! Saham-saham seperti SOFA dan OASA di ambang perubahan harga drastis. Siapkan strategi Anda!
Investasi | 09 Januari 2026
BEI memasukkan saham Bank Sinarmas (BSIM) dan Boston Furniture (SOFA) ke dalam radar Unusual Market Activity karena kenaikan harganya tidak wajar.