Bayan Resources Tbk.

Energy
Gedung Office 8, Lantai 29, Sudirman Central Business Distrik (Scbd) Lot 28 Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Kebayoran Baru Jakarta 12950
62-21-526-9868
www.bayan.com.sg
11.400
-375 (-3,18%)
Data are delayed by at least 10 minutes

Summary

Open 11800
Previous Close 11775
Bid 11400
Day high 11975
Day Low 11250
Value 9.5 B
Volume 8183
Frequency 893
Powered by RTI

Prediksi Pasar Saham

Berita Terkait

Investasi | 09 Oktober 2026
Berikut ini informasi mengenai rencana Haji Isam atas PGUN dan JARR untuk pengagunan saham dalam akuisisi BYAN. Cek selengkapnya
Investasi | 09 Oktober 2026
Berikut ini informasi mengenai salah satu emiten yang diagunkan oleh Haji Isam untuk BYAN. Pahami informasi mengenai saham PGUN dan kinerjanya
Insight | 09 Oktober 2026
Haji Isam menuntaskan transaksi pembelian 10,08 miliar saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low pada 7 Oktober 2026.
Investasi | 09 Oktober 2026
Haji Isam melalui PT Jhonlin Baratama telah menuntaskan transaksi pembelian 10,08 miliar saham BYAN dari Low Tuck Kwong dan Elaine Low
Investasi | 08 Oktober 2026
Haji Isam melalui Jhonlin Baratama telah menuntaskan transaksi pembelian 10,08 miliar saham Bayan Resources (BYAN) pada 7 Oktober 2026
Investasi | 08 Oktober 2026
Transaksi 10,08 miliar saham BYAN senilai Rp26,1 triliun muncul di pasar negosiasi, nyaris sama dengan saham yang akan dibeli Haji Isam.
Investasi | 08 Oktober 2026
​Saham BYAN ditransaksikan Rp26,1 triliun di pasar negosiasi pada harga Rp2.588. Transaksi jumbo ini melibatkan Maybank dan Mandiri Sekuritas.
Insight | 08 Oktober 2026
Berdekatan dengan transaksi ini pembelian saham BYAN, dua emiten milik Haji Isam, yakni PGUN dan JARR menggadaikan sahamnya ke Bank Mandiri. 
Investasi | 08 Oktober 2026
Berikut rekomendasi teknikal untuk saham BYAN, TLKM, dan INKP untuk perdagangan Kamis (8/10/2026).​ 
Investasi | 07 Oktober 2026
Terjadi transaksi pada saham Bayan Resources (BYAN) dengan nilai jumbo di pasar negosiasi sebanyak 3 kali dengan nilai akumulasi Rp 26,1 triliun